» » » Pelaku Curas Babak Belur Diamuk Massa


PURWAKARTA. Satuan Reserse Polsek Maniis Purwakarta, Kamis (6/7) berhasil mengamankan seorang pria dengan inisial LH (37) diduga pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) di Kampung Pasirbondol RT. 06/03 Desa Ciramahilir Kecamatan Maniis, Purwakarta.

Informasi yang terhimpun dari Kapolsek Maniis AKP Agus Yudi mengatakan, LH (37) diamankan karna diduga keras telah melakukan tindak pidana Curas. Pada hari kamis (6/7) sekitar Pukul 05.00 Wib. di Kampung Pasirbondol RT. 06/03 Desa Ciramahilir Kecamatan Maniis, Purwakarta, dengan korban bernama Topik (38) Warga Kampung Pasirbondol RT. 06/03 Desa Ciramahilir Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta.

"Pada saat itu korban berada diwarung, usai sholat subuh lalu tiduran di warung, tiba tiba datang tersangka dengan langsung mengambil Hp milik korban yang ada disamping korban." Ujarnya.

Dijelaskannya, melihat kejadian tersebut korban langsung terbangun lalu mengejarnya.

"Saat akan ditangkap tersangka melakukan perlawanan kepada korban, sehingga terjadi perkelahian. Kemudian Tersangka berhasil melarikan diri." Kata Agus

Setelah menerima laporan, lanjut Agus, Polsek Maniis melakukan penyelidikan dan beberapa jam kemudian Tersangka, yakni LH yang merupakan Warga Kampung Cipicung RT 11/04 Desa Mekarsari Kecamatan Cikengsi Kabupaten Bogor berhasil diringkus oleh Jajaran Polsek Maniis.

"Naas nya saat penangkapan tersangka Babakbelur dihakimi masyarakat sekitar yang menyaksikan penangkapan tersebut." pungkasnya.

Sementara pihak kepolisian Polsek Maniis berhasil mengamankan Barang bukti diantaranya, 1 unit sepeda motor honda beat warna putih biru, dengan Nopol F 3913 FX berikut STNK, 1 buah HP merek Samsung warna hitam, 1 buah dompet kulit warna hitam berisikan uang tunai Rp. 320.000 ( tiga ratua dua puluh ribu rupiah), KTP an. Lukman Hakim, Kartu ATM  BRI dan kartu WOM Finace, serta 2 (dua)  buah HP merk Samsung hasil kejahatan juga milik pelaku dan 1 buah tregos (tutup kepala) warna hitam yang digunakan untuk melancarkan aksinya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 365 dengan ancaman diatas 9 tahun penjara. (Deni)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: