» » BPJSTK Purwakarta Serahkan Klaim Rp.151.800.000 Pada Keluarga Marbot Masjid


PURWAKARTA. Badan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Cabang Purwakarta menyerahkan santunan berupa klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp151.800.000 kepada ahli waris Agus Rahidin, marbot (petugas kebersihan) Masjid Jami Baiturrahim, Desa Sukamandi Jaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang yang meninggal di masjid usai membersihkan lingkungan masjid, bulan lalu.

Klaim JKK itu diserahkan langsung kepada ahli waris almarhum, yakni istrinya yang bernama Ismini (46), warga Blok Balok RT 27/RW 07, Desa Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang di sela sosialisasi program BPJSTK kepada para pengurus DKM dan guru ngaji yang digelar di Bale Kecamatan Babakancikao, Rabu (20/12).

Ismini istri almarhum Agus Rahidin yang saat itu ditemani anak keduanya, Assyifa (11), mengucapkan terimakasih kepada pihak BPJSTK Cabang Purwakarta. "Alhamdulillah, santunan ini akan saya gunakan untuk membiayai pendidikan anak saya dan saya juga berencana akan memulai usaha kecil-kecilan," kata Ismini, setelah menerima santunan di Kecamatan Babakancikao Kabupaten Purwakarta.

Dirinya juga mengungkapkan rasa syukurnya jika almarhum suaminya itu terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Setahu saya, Ketua DKM Baiturrahim Bapak Zulkifli Tanjung ikut mendaftarkan almarhum suami saya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJSTK Cabang Purwakarta H Didi Sumardi SE menyebutkan, peristiwa yang menimpa Agus Rahidin adalah bukti nyata pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Almarhum yang kesehariannya bekerja sebagai marbot masjid didaftarkan sebagai peserta BPJSTK dalam satu program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dengan iuran Rp16.800. Dan kini manfaatnya dirasakan istri mendiang Agus dan keluarganya," kata Didi.

Karena itu, kata Didi, pihaknya semakin gencar menyosialisasikan program BPJSTK kepada para pengurus DKM dan guru ngaji. "Mereka inilah yang mengajak kita beribadah dan berbuat baik, namun ketika terjadi kecelakaan atau bahkan kematian saat bekerja, siapa yang akan berbuat baik kepada mereka? Bagaimana nasib keluarga yang ditinggalkannya? Itulah pentingnya menjadi peserta BPJSTK," Ucapnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: