» » » Jelang Pelaksanaan Operasi Lilin Kapolri Bersama Asops Panglima TNI Gelar Kunjungan Kerja Ke Pospol Terpadu Cikopo


PURWAKARTA. Mendekati pelaksanaan operasi Lilin yang sejatinya akan dilaksanakan oleh seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia secara serentak, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama dengan ASOPS Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung beserta rombongan hari ini Kamis (21/12), melakukan kunjungan kerja ke Pos Terpadu Cikopo Purwakarta.

Dalam menghadapi kunjungan para petinggi POLRI dan TNI tersebut Kapolres Purwakarta AKBP Dedy Tabrani mempersiapakan timnya untuk menyambut kedatangan mereka, diantara sekian banyak persiapan ada satu kegiatan yang unik yang dipakai dalam menyambut kedatangan KAPOLRI bersama ASOPS Panglima TNI tersebut.

Kegiatan unik itu adalah kesenian rampak gendang. Kesenian ini dipertontonkan kepada Rombongan Kapolri dan Panglima TNI untuk menyambut kedatangan mereka. Kesenian rampak gendang tersebut dimainkan oleh personil gabungan antara TNI dan POLRI. Ini adalah sebagai simbolisasi bahwa TNI dan POLRI akan selalu bersinergi untuk mengamankan wilayah NKRI dari segalam macam bentuk ancaman gangguna keamanan.

Dalam kesempatan tersebut Kapolri memberikan arahan tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan operasi Lilin, baik itu yang menyangkut kepada masalah arus kendaraan dan juga situasi kamtibmas yang berkembang belakangan ini.

"Waspadai aksi teror yang bisa terjadi di semua tempat ibadah, kantor Polisi, dan TNI. gunakan extra caution / extra hati hati dalam melaksanakan operasi lilin." tegas Kapolri.

Disaat yang sama Kapolri juga menyoroti masalah premanisme yang kemungkinan bisa terjadi di area terminal, stasiun, dan bandara. Karena ada indikasi pelaku copet, jambret dan Hipnotis akan banyak beredar pada masa liburan.

Mengenai arus lalu lintas Kapolri menekankan bahwa Peran dari Jawa barat adalah sebagai penetralisir, untuk mengupayakan pemecahan arus lalu lintas yang menuju ke arah jawa tengah dan sekitarnya.

Kendaraan berat mulai tanggal 22 sampai dengan 30 Desember dilarang beroperasi. Hal ini untuk mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas karena diprediksi pada liburan panjang kali akan  banyak masyarkaat yang melakukan mudik atau piknik, meskipun tidak sebanyak pada saat perayaan hari raya Idul Fitri.

Selesai kegiatan rombongan Kapolri bersama dengan ASOPS Panglima TNI segera bertolak dengan menggunakan Helikopter ke titik selanjutnya untuk memastikan operasi LIlin dapat berjalan dengan lancar dan terkendali. (Rls/DeR)


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: