» » Program Upgrading BNPTKI Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Calon TKI


PURWAKARTA. Direktur Pemetaan dan Harmonisasi Kualitas Tenaga Kerja Luar Negeri II Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Yana Anusasana S.Sos mengatakan, pihaknya menyadari benar jika kemampuan berbahasa Inggris masih menjadi kendala utama para Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI).

"Melalui program upgrading ini kami terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para CTKI. Dan ini bakal menjadi bekal utama para CTKI untuk berkeja di kapal pesiar yang merupakan salah satu pekerjaan yang banyak dimintai pencari kerja di luar negeri," ujarnya saat menghadiri Penutupan Program Upgrading Skill CTKI Sektor Hospitality Bahasa dan Hospitality Kompetensi Angkatan IV, V, dan VI Tahun 2017 yang digelar di LKP Java Hospitality School Grand Situ Buleud Purwakarta, Kamis (28/12).

Dijelaskannya, BNP2TKI melalui BP3TKI Bandung memberikan stimulus bagi para pencari kerja luar negeri untuk belajar Bahasa Inggris dengan baik dan benar sebagai modal kerja. "Bukan hanya sektor hospitality tapi juga sektor lain, seperti kesehatan, serta oil and gas. Selain upgrading Bahasa Inggris, BNP2TKI juga menggelar upgrading Bahasa Mandarin," kata Yana.

Lebih lanjut Yana menjelaskan, setelah mengikuti upgrading skill ini dirinya menjamin jika para CTKI ini siap dikirim ke luar negeri. "Para pencari kerja luar negeri asal Indonesia ini dikenal memiliki keterampilan yang mumpuni dan tak diragukan lagi oleh para user di luar negeri. Namun dari sisi bahasa menjadi chalange (tantangan, red) utama bagi kami bagaimna dapat meningkatkannya," ujarnya.

Perlu diingat pula, sambungnya, ada 56 negara yang bersaing untuk mempekerjakan para pencari kerjanya di kapal pesiar. "Sudah menjadi tugas BNP2TKI dan BP3TKI untuk meningkatkan kualitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) sehingga PMI formal lebih banyak lagi," katanya.

Dirinya pun menyempaikan apresiasinya kepada para penyelenggara lembaga pelatihan dan kursus. "Sudah sangat baik dan harus terus ditingkatkan kualitasnya. Karena berpotensi menjadi business to businessyakni penyedia kerja di luar negeri bisa berhubungan atau berkerjasama langsung dengan LPK dalam mencari tenaga kerja berkualitas," ujarnya.

Sementara itu, Executive Director Java Hospitality School (JHS) Purwakarta, Muchamad Agung Muharram mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap calon TKI. "Program upgrading skill ini sangat membantu kami dalam menciptakan lulusan yang berkompetensi dan siap bekerja di luar negeri," ujarnya.

Ada pun untuk meningkatkan skill berbahasa Inggris, sambungnya, baik JHS mau pun King Culinary memanfaatkan program Smart English. "JHS dan King Culinary juga saling berintegrasi menghasilkan lulusan yang berkompetensi dan berkualitas," kata Agung.

Lebih lanjut Agung menyebutkan, dengan adanya upgrading skill dari BNP2TKI, tak hanya meningkatkan kualitas lulusan, namun juga memberikan efek positif bagi JHS Purwakarta. "Dengan adanya sertifikasi BNP2TKI semakin menegaskan legalitas kami dan dapat meningkatkan akreditasi," pungkasnya. (DeR)


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: