» » » Seni Calung Warga Binaan Lapas Purwakarta Bakal Tampil di Hari Bakti Pemasyarakatan Ke - 54


PURWAKARTA. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) II B Purwakarta Soeprapto mengungkapkan apresiasinya terhadap Tim Kesenian Calung Lapas Purwakarta yang didaulat untuk tampil pada puncak peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54 di Tingkat Nasional di Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Kita sangat bangga saat Dirjen Kemenkuham meminta Tim Kesenian Calung Lapas Purwakarta didapuk untuk tampil di kegiatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54 Tingkat Nasional di Jakarta. Ini prestasi luar biasa," kata Soeprapto saat memberikan sambutannya pada puncak acara peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54 yang digelar di Lapas Kelas II B Purwakarta, Jalan Gandanegara, Purwakarta, Sabtu (28/4).

Kegiatan puncak sekaligus rangkaian penutup Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54 tersebut menyuguhkan beragam hiburan serta pembagian hadiah dan trofi bergilir Kalapas Purwakarta untuk sejumlah kegiatan olahraga yang dilombakan.

Suprapto menyebutkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun bertujuan memberi ruang kepada warga binaan bahwa sejatinya permasyarakatan ini wahana menempa agar berprilaku lebih baik.

"Pemasyarakatan memiliki visi, menghidupkan kembali hidup, kehidupan dan penghidupan warga binaan sekembalinya ke masyarakat. Jangan pernah berpikiran pemasyarakatan ini lembaga hukuman tetapi lebih pada upaya mengedukasi dan membina warga pemasyarakatan agar berperilaku lebih baik," kata dia.

Diungkapkan banyak prestasi diraih warga binaannya dimulai menumbuhkan nilai religi, keterampilan, minat baca, seni musik dan hiburan. "Kami juga memberikan penilaian dasar seperti berprilaku baik dan memiliki segudang prestasi, dijadikan acuan bagi warga binaan memberikan potongan hukuman (remisi)," katanya.

Salah seorang warga binaan Iwan (38), mengaku bersyukur harus melewati fase hidup di lapas. Sekali pun, sebut dia, awalnya ia tak terima harus masuk lembaga pemasyarakatan akibat tersandung perkara narkoba.

"Karena saya dikhianati teman bisa ada di sini, kang," kata Iwan.

Namun, Iwan cepat beradaptasi dan berbaur dengan warga binaan lainnya yang kini jumlahnya mencapai 570 orang. Jumlah tersebut jelas melebihi daya tampung lapas yang seharusnya 250 orang.

Berperilaku baik dan supel, Iwan pun membentuk tim calung beranggotakan enam orang. Tim calung Iwan inilah yang mewakili Purwakarta dan Jawa Barat mentas di tingkat nasional, Jakarta. "Alhamdulillah, enggak nyangka kang, Kemenkumham minta kita tampil di Hari Bhakti Pemasyarakatan tingkat nasional, di Jakarta," katanya bersyukur.

Iwan bahkan berangan-angan sekeluarnya dari pemasyarakatan ingin membentuk kelompok seni calung sebagai ladang pekerjaannya.

"Hasil pembelajaran di sini akan saya terapkan sekembalinya ke masyarakat. Doakan kang, Insya Allah tahun depan saya bebas," ucapnya. (der)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: