» » Perum Jasa Tirta II Tabur 4 Juta Benih Ikan di Waduk Ir H Juanda Jatiluhur


PURWAKARTA. Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur Purwakarta, luncurkan Program Culture Based Fisheries (CBF) atau Perikanan Tangkap Berbasis Budaya di perairan Waduk Ir. H. Juanda Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jumat (11/5).

Hadir pada acara tersebut Direktur Utama PJT II Jatiluhur, Penjabat Bupati Purwakarta, Kepala Badan Riset Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kadis Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jabar, dan Staf Teritorial Kodam III Siliwangi.

Dalam acara itu, ada 4 juta ikan yang ditebarkan di waduk terbesar di asia tersebut. Jenis Ikan yang ditebar adalah Ikan Nila, Bandeng, Patin dan sejumlah ikan endemik.

Dirut PJT II, Djoko Saputro mengatakan program CBF merupakan program pengelolaan sumber daya ikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. "Program CBF ini manfaatnya ada dua pertama untuk menjaga lingkungan dan kualitas air Waduk Jatiluhur serta yang kedua program CBF ini akan meningkatkan ekonomi petani lokal di sekitar waduk," ujarnya.

Djoko, menambahkan 4 juta ikan yang ditebar akan memakan sisa pakan dari Keramba Jaring Apung sehingga kualitas air Jatiluhur akan semakin baik. Khusus untuk peningkatan roda perekonomian masyarakat. Karena dalam kurun waktu 3 - 4 bulan, ikan-ikan tersebut bisa dipanen oleh nelayan lokal.

"Nelayan lokal bisa memanennya dalam kurun waktu 3 sampai 4 bulanan kedepan. Tentu ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar waduk Jatiluhur khususnya umumnya masyarakat Purwakarta," ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Purwakarta, M Taufiq Budi Santoso, berharap, masyarakat Purwakarta dapat mendukung program Culture Based Fisheries (CBF) atau Perikanan Tangkap Berbasis Budaya yang diluncurkan PJT II Purwakarta.

"Program Perikanan Tangkap Berbasis Budaya ini patut kita dukung agar manfaat baik program ini bisa terlaksana dan berhasil," jelasnya.

Menurutnya, jika program CBF ini berhasil, akan mampu meningkatkan kualitas air Waduk Jatiluhur, kemakmuran masyarakat khususnya nelayan lokal Jatiluhur dapat meningkat. "Pendapatan masyarakat meningkat dan pendapatan daerah juga ikut meningkat. InsyaAllah semua itu bisa memakmurkan masyarakat Purwakarta," ucap, Taufiq.(DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: