» » Panglima : Pilkada Telah Berjalan Tertib dan Aman


JAKARTA - Agenda politik nasional Pilkada secara serentak 171 wilayah yaitu 17 Provinsi, 39 Kota dan 115 Kabupaten telah berjalan dengan tertib dan aman, tidak terjadi gejolak, kericuhan yang berarti, dalam berdemokrasi masyarakat kita sudah semakin dewasa dalam menerima berbagai perbedaan serta menyalurkan aspirasinya.

Hal tersebut penekanan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. dalam sambutannya pada pada upacara bendera 17 san, yang dibacakan Direktur Umum Kodiklatau Marsekal Pertama TNI Irbanto Aviatno S.E.,M.sc ,dilapangan upacara Kodiklatau, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (17/07).

Kelancaran pelaksanaan Pilkada tersebut tentu tidak terlepas dari peran serta para Prajurit dan PNS TNI.

Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras saudara-saudara sekalian yang telah ikut bekerja menjaga kelancaran setiap proses pentahapan pilkada.

Menurut Panglima. Meskipun secara individu prajurit TNI tidak melaksanakan hak pilih, namun itu tidak menjadi halangan untuk senantiasa menjaga dan mengawal pelaksanaan pesta demokrasi ini sehingga dapat berjalan sukses dan lancar. Lanjtnya.

Komitmen netralitas yang telah ditunjukkan prajurit TNI salah satu kunci dalam mendukung pesta demokrasi yang berlangsung dengan damai. Pelaksanaan Pilkada serentak merupakan program nasional yang perlu menjadi perhatian TNI selanjutnya. Tegas Panglima.

Kejahatan lintas menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia adalah Kelompok “Cyber Narcoterorism” menggunakan beragam situs terkemuka seperti youtube, twitter dan facebook untuk tujuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran, dorongan, perekrutan dan berbagai informasi. Ingatnya.

Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan Informasi, telah muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterorism”. Kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan Narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme. Tutur Panglima TNI.

Hal ini menjadi sebuah cara yang paling efektif dalam melakukan aksi yang diinginkannya. Kita harus mewaspadai dan mengantisipasi serta mencegah secara dini “Cyber Narcoterorism” yang menjadi musuh bersama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia. Harap Panglima.

Asian Games ini mempunyai nilai yang sangat strategis sebagai ajang penting untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia, sekaligus sebagai national branding Indonesia di panggung internasional.

kepada segenap Prajurit dan PNS TNI untuk turut serta mendukung dan mensukseskan jalannya perhelatan akbar yang berskala internasional sesuai ajakan Bapak Presiden Joko Widodo.

Peristiwa kecelakaan pelayaran, selama bulan Juni dan Juli tahun 2018. Peristiwa demi peristiwa kecelakaan pelayaran terjadi di Tanah Air, terakhir terjadi di awal bulan Juli adalah Kapal Feri Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua untuk benar-benar melaksanakan prosedur yang telah digariskan dengan baik dan disiplin.

Kepada seluruh Prajurit TNI yang terlibat membantu pelaksanaan pertolongan, pencarian sampai dengan evakuasi korban, saya mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya serta apresiasi yang setinggi -tingginya atas dedikasi, pengabdian dan kerja keras saudara-saudara sekalian, sehingga proses pertolongan secara umum dapat berjalan dengan lancar.

Kita juga harus siap mengantisipasi perkembangan situasi agar kita tidak terdadak menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks.

Sekecil apapun peran dan tugas yang kita miliki merupakan penentu keberhasilan setiap tugas yang di emban TNI. 

Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Prajurit dan PNS TNI dimanapun berada, yang telah melaksanakan tugas dengan baik, penuh rasa tanggung jawab dan penuh dedikasi.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: