» » VCBC - Ksatria "Tour de Parakan 2018" Berhasil Tempuh 1.134 Kilometer


BANDUNG - Komunitas motor VCBC (Viva Celebrity Bikers Comunity) - Ksatria, menggelar
"Tour de Parakan 2018"
24 - 26 Agustus 2018 lalu. Marsma TNI I Nyoman Trisantosa S.IP, M.Tr (Han) selaku ketua Dewan Pembina dan Peter Sutirto Simo Wibowo sebagai Ketua biasa disebut "El Dankor".

Touring melibatkan enam punggawa VCBC Ksatria yaitu ; Formasi Trio Sims Moelyono Simo Wibowo leader "GO..GO..GO.. to Semarang" dengan Vulcan 650, Darmadji Simo Wibowo yang lincah - Trail Crf 250 dan Peter Sutirto Simo Wibowo bertunggangkan Interceptor- Nmax 155.

Posisi ke empat diisi Eko Ismadi akrab disapa "Kanjeng". Menjajal kereta kencananya CBR 150 keluaran Tahun 2013. Motor batu ali ini kondisinya baru, mulus dan terawat alias masih perawan. Penanda jelajah kendaraan masih berada di angka Nol kilometer. Selama lima tahun motor tersebut tersimpan rapi di ruang khusus penyimpanan, sesekali dihidupkan itupun sebatas menjaga Accu motor agar tidak ngadat.

Urutan ke lima Nyoman Tri Pandita akrab disapa N 2, pria berbadan tinggi besar ini asyik menggoyang "kesayangannya", Sky-Nmax 155.

Sementara Denmas Don mengendarai skutik ber cc besar, IAF Marschal-Xmax 250.

Rombongan berangkat pukul.04.30 mengambil start markas VCBC - Ksatria di Jalan Korawa No.27.

Atas kesepakatan bersama rute berangkat melalui jalur pantai utara jawa (Pantura) : Bandung - Majalengka - Cirebon - Brebes - Pekalongan - Semarang. Dilanjutkan Jogjakarta - Temanggung dan kembali ke Bandung melalui jalur selatan Jawa.

Persinggahan awal peserta touring di Makodim 0617/Majalengka, Lama waktu perjalanan 2,5 jam. Rombongan bersilahturahmi dengan Dandim 0617/Majalengka Letkol Arm Novi Herdian.

Rombongan kembali bergerak ke Cirebon titik singgah kedua, Mako Brimob Detasemen C Kabupaten Cirebon. Disini VCBC diterima oleh AKP Abang selaku kasubden.

Penganan khas Cirebon Entog Pedes dan Nasi Jamblang berhasil memanjakan lidah para bikers setelah perjalanan Bandung - Cirebon. Usai ibadah sholat jumat touring berlanjut meninggalkan Jawa Barat.

Melintas gerbang penanda batas propinsi, Bikers memasuki Jawa Tengah, tepatnya Brebes.

Rute jalur Pantura terbilang lancar jalurnya lurus sedikit berbelok, Kendati demikian pengguna jalan tetap harus waspada karena jalur ini banyak dilintasi kendaraan besar jenis truk. Selain itu, kontur jalanan di daerah pemalang menuju tegal bergelombang butuh konsentrasi tinggi dan kehati-hatian agar terhindar dari kecelakaan.

Maklum, selain untuk memperoleh brevet 1.000 kilometer, nantinya. VCBC Ksatria memiliki misi berupa icip-icip kuliner khas daerah yang dilintasi.

Soto Tauto kuliner khas Pekalongan bikin ketagihan para Bikers. Porsi mangkok kecil dengan potongan daging berukuran sedang ditambah bawang daun dan bumbu tauco disiram kuah kaldu panas, juara !. Disantap dengan lontong plus krupuk rasanya "Ngerrri" bikin ketagihan. Urusan harga relatif hemat hanya 24 ribu per porsi sudah dengan minum.

Hari semakin gelap bikers kembali ngegas menuju semarang. Penerangan jalan yang minim dan jalanan bergelombang makanan wajib selama perjalanan jalur pantura, pengendara kembali harus ekstra hati-hati.

Rombongan bermalam di Kota Semarang letaknya tidak jauh dari Lawang Sewu, simpang lima kota semarang.

Keesokan harinya, Sabtu (25/8) pagi. VCBC Ksatria kembali mengaspal menuju Jogjakarta. Tiga jam perjalanan melalui jalur Salatiga, meski sebagian peserta touring terpecah rute akhirnya rombongan tiba di Lanud Adisucipto pukul.10.00 pagi.


Rumah Tua Parakan
Bergabung touring ketua Dewan Pembina VCBC Ksatria Marsma TNI I Nyoman Trisantosa menuju rumah tua Parakan di Temanggung.

Sesampainya di kota kecil Parakan. Bikers disajikan pemandangan rumah tua lengkap dengan furniture antik didalamnya. Meski usianya hampir 4 abad, rumah orang terkaya di Parakan pada masanya itu, masih terjaga hingga kini.

"Usia rumah ini hampir 400 tahun, disini orangtua kami menghabiskan masa kecilnya" Ujar Moelyono Simo Wibowo di Rumah Tua Parakan.

Rumah Tua Parakan ini memiliki dua muka dengan arsitektur yang berbeda, Eropa dan gaya Cina kuno.

Selain menjadi ajang ber swafoto, para bikers juga menikmati suguhan Teh panas khas parakan dalam poci seraya menikmati cerutu asli jogja.

Diharapkan pengalaman touring kali ini menjadi ajang mantabnya soliditas, loyalitas dan kebersamaan antar sesama bikers yang tergabung dalam komunitas motor VCBC Ksatria kedepannya.

"Total jarak tempuh perjalanan berangkat dan pulang touring VCBC Ksatria "Tour de Parakan 2018" adalah 1.134 Kilometer" Kata Moelyono via pesan singkat.(Dsc)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: