» » » » Lomba Inovasi Menu Masakan Berbahan Baku Ikan


JAYAPURA - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menggelar lomba inovasi menu masakan berbahan baku ikan tingkat Provinsi Papua Tahun 2018 untuk mendukung ekonomi kreatif berbasis kuliner ikan dan Indonesia sehat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua, Fransiskus Xaversius Mote- mengatakan, sesuai Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, yakni Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera yang berkeadilan mengajak masyarakat Papua konsumsi ikan karena mengandung gizi yang tinggi, sama dengan Visi Misi Gubernur tentang seribu hari kehidupan, katanya.

Kepala Dinas Kelautan Provinsi Papua, Fransiskus Xaversius Mote menghimbau kepada para ibu untul makan ikan Di seribu hari kehidupan karena ikan punya asam amino 3 yang baik bagi gizi baik untuk pertumbuhan anak-anak di masa depan.

Menurutnya, ikan mudah di dapat karena laut yang luas di Papua, namun juga di temukan dalam kehidupan itu orang jarang makan ikan alasan itu karena ikan mahal itu bukan alasan, sesunggunya di semua perairan itu ada ikan, harapan kita, budidaya ikan menjadi penting bagi semua keluraga, ujarnya.

Kegiatan ini lomba bagi remaja, pemuda masa depan bangsa ini terkait dengan Hari Ikan Nasional yang akan kita selenggarakan pada Tanggal 21 November Tahun namun eventnya yang berbeda, dilaksanakan oleh DKP Provinsi Papua atau khusus PDS yang melaksanakan dalam rangka generasui pemuda Indonesia, Papua.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua menerangkan, dari 13 peserta yang ikut lomba ini di harapkan siap yang juara akan ikut lomba di tingkat Jakarta, 21 November di lomba masakan ikan nasional, yang di satukan dengan peringatan hari ikan nasional di Jakarta, ucapnya.

Fransiskus Xaversius Mote berterima kasih kepada Pemerintah Daerah dan bank Indonesia dan semua pihak yang mendukung giat makan ikan, makan ikan atau gemar ikan tidak hanya memasyarakat tidak hanya di minati oleh masyarakat tertentu saja tetapi itu menjadi budaya masyarakat di Papua.

Menurutnya ketersediaan ikan untuk PON 2020 di Papua itu di hitung dari semua pelabuan di perairan Papua saja sudah cukup dalam mendukung event nasional, untuk itu Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua akan membangun bak penampung ikan yang akan bertahan untuk jangka waktu satu sampe dua bulan lamanya sampai di hari pelaksanaan kegiatan PON, bebernya.

FX yakini, Stock ikan di Papua cukup melimpah, perairan di Papua punya sumber ikan yang melipah, hanya tinggal sarana dan pra sanara penangkapan ikan, sarana pra saran pengumpul, menyimpan dan sarana pra sarana pengola ikan di Papua ini yang perlu minta bantuan Gubernur dan semua Jajaran untuk kita siapkan ikan, kalau bisa di PON itu kita siapkan ikan dari Papua.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua meneruskan bahwa, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua punya program seperti Kartu Ku suka, ini sudah Dinas berikan kepada Nelayan dan ke depan akan memberikan bantuan paket kapal nelayan bagi mereka yang sudah membentuk koperasi, lalu ada upaya pelatihan pembuatan kapal atau motor tempel yang sudah rusak di perbaik lalu bisa di gunakan terangnya.

katanya ada bantuan kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua ini akan di bagikan kepada kelompok yang sudah terbentuk, bedanya tidak lagi memberikan bantuan kepada per orangan tetapi dalam kelompok koperasi, sehinga ia menyarankan kepada Bupati-Wali Kota untuk membentuk kelompok sehingga masyarakat bisa mendapat ikan, nelayan kita itu ada di Kabupaten-Kota bukan di Provinsi sehingga provinsi sifatnya membina saja.

Harapannya Bupatinya-Wali Kota harus mendukung sepenuhnya nelayannya kita yang ada di daerah masing- masing supaya supaya kesiapan ikan dalam rangka PON ini pembinaan itu menjadi penting bagi kita semua khususnya penyedian saran pra sarana pendukung/ sarana pra sarana penangkap, juga sarana para sarana lainnya dalam rangka sukses PON itu, tegasnya.(Trp)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: