» » » » Kadis P&P Provinsi Papua Lantik Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Provinsi Papua


JAYAPURA - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua,Elly Wonda Melantik Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tahun 2018 di salah satu Hotel Di Jayapura, Jumat 30 November 21018.

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS)Adalah Mitra Kerja Dinas Pendidikan Provinsi, kata kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elly Wonda, Kepala Dinas tidak turun daerah tapi ada yang baru dilantik akan bantu Dinas,ujarnya.

Menurutnya suda ada pergub nomor 20 Tahun 2018 akan dibentuk Dinas dan Kebudayaan di Jayapura, terangnya, sudah dibentuk satu di masing masing Kabupaten Wamena Merauke Nabire semua yang ada langsung melihat kondisi lapangan dan bantu Dinas dengan data di mkks.

Elly-Wonda Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua mengatakan, MKKS se Papua hanya satu yakni meningkatkan kualitas Pendidikan SMK di Tanah Papua, bebernya.

Indonesia sudah laksana tapi Papua baru laksanakan pertama kali, MKKS SMP SMA dan SMK ini mitra kerja dari Dinas Pendidikan, semua wilayah kepala sekolah dan siswa di koordinir satu orang, MKKS di bentuk untuk Mengingkatakan Kualitas Pendidik (MKP)di Bidang SMK di papua.

Kesejahteraan guru dengan masalah gaji beras berjalan baik di Tahun 2018 dan hanya tinggal lauk pauk TBB serta tunjangan TBB lauk pauk yang sebagian Kabupaten sudah dibayar namun ada Kabupaten yang belum di bayarkan, tutur wonda.

Tahun 2018 berakhir Dana Otonomi Khusus dan DAU tetap ada di Kabupaten belum tarik ke Provinsi, menurutnnya yang sudah di provinsi itu dari Pegawai, semua Pegawai dibayar oleh Gubernur Papua.

Sementara itu, Yulianus Kuwayo-Kabid SMK Provinsi Papua mengatakan, berdasar Dinas dilatar belakangi Gubernur melaunching Pengembangan SMK berbasis wilayah adat.

“Gubernur mempunyai program pengembangan Sumber Daya Alam (SDA) di masing-masing wilyah adat Papua di angkat maka Kepala Dinas Pendidikan membuat program pengangkatan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS)di wilayah adat untuk membantu memetakan potensi masing-masing wilayah adat di bawa koordinir kepala kepala sekolah”, tuturnya.(Trp)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: