» » » OJK Papua dan Papua Barat Gelar Seminar Kesehatan


JAYAPURA -Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK)Papua dan Papua Barat buat Seminar Kesehatan “Mengenal dan Mencegah Hipertensi Pada Usia Produktif” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, Kamis (08/11/2018).

Seminar Kesehatan di buka oleh kepala OJK Provinsi Papua, Misran Pasaribu.

"Dengan seminar Kesehatan dalam rangka peringati Ulang Tahun OJK yang ke 7 (tujuh) yaitu “Mengenal dan Mencegah Hipertensi Pada Usia Produktif. Khusus dalam rangka menyambut Ulang Tahun ke tujuh kita adakan seminar kesehatan, ada kaitannya Hipertensi pada kesehatan pada usia produktif di kaitkan dengan kesehatan dengan industri keuangan kita. Atau terbalik ini kesehatan kita yang terbalik kalau industri keuangan kita yang tidak sehat juga akan berdampak pada kesehatan kita" Kata Misran.

Seminar ini mengundang dr. Zamzam Pahlafi perwakilan Apotik Kimia Farma, memberikan materi kesehatan mengenai Hipertensi Pada Usia Produktif, selain itu terundang Margiono Kepala Badan Meteorogologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jayapura memberikan materi kepada kita semua informasi ketika menghadapi gempa.

“Gempa tidak hanya terjadi di bumi, gempa juga bisa terjadi kepada keuangan kita, dan bila keuangan kita terjadi gempa akan berdapak buruk pada perekonomian kita. Otoritas jasa keuangan adalah suatu lembaga keuangan yang independen, di bentuk berdasarkan undang-undang nomor 21 Tahun 2011 tentang jasa otoritas keuangan, jadi umur baru tujuh (7) Tahun”, terangnya.

“Dengan usianya yang baru 7 Tahun ini cukup berat juga kata Misran Pasaribu, beban tugas yang di embankan ini adalah tugas yang tadinya di lakukan oleh dua lembaga, yakni Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan namun sekarang itu di jadikan satu terintegrasi dalam satu tugas yang dilakukan oleh OJK, terangnya.

Tugas OJK itu mengatur dan mengawsasi industri jasa keuangan yang ada di Indonesia yang meliputi perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non Bank. Industri keuangan non Bank itu antara lain pengasuransian penggadaian, perusahan pembiayaan, dana pensiun, dan lembaga keuangan lainya termasuk BPJS.

“jadi cukup luas kop tugas di serahkan kepada OJK Tahun 2011 yang lalu. Dengan mendapatkan materi Seminar dari beberap narasumber yang berkompeten menambah wasan dan pengetahuan bertambah dan berguna dalam menjaga kesehatan kita dan sebagai tugas dari melayani Jasa Otoritas Keuangan ikut menjaga kondisi keuangan dari Gempa keuangan kita sendiri ”, kata Misran Pasaribu. (Trp)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: