» » » Imlek 2570 di Purwakarta Berjalan Khidmat dan Kondusif


PURWAKARTA. Umat Konghucu di Kabupaten Purwakarta mengharapkan suasana kondusif pada perayaan Tahun Baru Imlek 2570, sehingga seluruh rangkaian ibadah Imlek, baik di Klenteng maupun di komplek pemukiman warga Tionghoa bisa berlangsung khidmat.

Ko Pie Kong yang akrab disapa Mulyadi (56), Jemaat Klenteng Shen Tee Bio, Kelurahan Nagri Tengah, Purwakarta mengatakan, suasana kerukunan hidup umat bergama di Purwakarta hendaknya tetap tercipta agar perayaan Imlek bisa berlangsung aman dan nyaman.

"Kami berharap umat bergama di Kabupaten Purwakarta tetap saling pengertian agar tercipta ketertiban seperti Imlek tahun-tahun sebelumnya. Kami mengharapkan tidak ada gangguan perayaan pada perayaan Imlek, khususnya pada musim kampanye Pemilu seperti sekarang ini," ujar Mulyadi, saat ditemui di kelenteng Shen Tee Bio, Selasa (5/2/2019) malam.

Hal senada diungkapkan pengurus Klenteng Shen Tee Bio, Cie Lien Ong (55) atau yang akarab disapa Sholeh. Menurut Sholeh, pihaknya sudah mempersiapkan para jemaat untuk beribadah di Klenteng Shen Tee Bio.

"Di Purwakarta hanya ada satu klenteng yang mengadakan perayaan Imlek dan secara aman dan kondusif. Tahun ini kami harapkan hal yang sama dengan tahun lalu. Untuk itu dukungan segenap lapisan masyarakat sangat dibutuhkan agar perayaan Imlek di Purwakarta berjalan lancar lagi seperti tahun sebelumnya,” kata Sholeh.

Selain melaksanakan ibadah mulai Senin (4/2/2019) malam hingga Selasa (5/2/2019), warga Tionghoa, khususnya umat Konghucu di Kabupaten Purwakarta hanya melakukan ibadah saja.

"Saat ini negara kita kan sedang mengalami berbagai musibah bencana alam, jadi tahun baru Imlek tahun ini kami tidak merayakannya dengan kembang api ataupun hiburan lainya. Hal tersebut kami lakukan sebagi rasa empati kami untuk para korban bencana alam yang terjadi belakangan ini," kata Sholeh.

Sementara pantauan di klenteng Shen Tee Bio atau klenteng Budhi asih, umat Konghucu sudah mempersiapkan ibadah dan perayaan Imlek dengan matang.  Klenteng sudah dihias dengan lilin besar, lampion dan patung-patung dewa seperti tampak di panjangkan.

Selain itu, beragam buah-buahan juga sudah tersedia di masing-masing altar klenteng. Kemudian aroma kemenyan atau dupa juga sangat terasa di setiap klenteng.

Sementara Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, pihaknya menerjunkan sekitar 134 personil anggota untuk mengamankan perayaan Imlek di Kabupaten Purwakarta.

"Pengamanan diprioritaskan di Klenteng Shen Tee Bio. Kemudian pengamanan lalu lintas di sekitar rumah ibadah dan pengamanan lingkungan melalui patroli," kata Twedi. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: