» » » » » » Satres Narkoba Polres Purwakarra Amankan "Tiga Anggota Keluarga Pengedar" Simpan Narkoba Jenis Sabu


PURWAKARTA. Tiga anggota keluarga pengedar Narkoba jenis sabu-sabu ditangkap jajaran kepolisian Resor (Polres) Purwakarta, pertengahan Januari 2019 lalu. Mereka diamankan di dua tempat yang berbeda, dengan barang bukti sabu seberat 37 gram.

Menurut Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi, penangkapan keluarga pengedar sabu-sabu berawal dari laporan masyarakat. Setelah diselidiki ternyata informasi tersebut akurat.

"Awalnya anggota kami menangkap pria berinisial K, di Jalan Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Purwamekar, Purwakarta, pada Kamis (17/1/2019), sekira pukul 19.00 wib," kata Twedi dihadapan awak media, Kamis (7/2/2019).

Dari tangan K, lanjut dia, Polisi berhasil menemukan barang bukti sebanyak 3 bungkus plastik klip bening berisi sabu, dibungkus tisu dalam kertas lakban coklat yang disimpan dalam bekas bungkus rokok sampoerna Mild, seberat 18,17 gram.

"Setelah di tangkapnya K, anggota kami mengembangkan kasus tersebut dan berhasil mengamankan dua pelaku lain yang berinisial I dan S. Kedua pelaku di tangkap di Kampung Krajan RT 11/03 Desa Maracang, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 05.00 wib," kata Twedi.

Diketahui, I merupakan istri dari pria  berinisial K yang ditangkap sebelumnya, sedangkan S merupakan adik dari kedua pelaku tersebut.

Dari tangan S dan i, lanjut Twedi, 1 bungkus plasti klip bening berisi, 5 bungkus plastik klip bening berisi kristal diduga narkotika jenis sabu, 3 bungkus plastik klip bening berisi kristal diduga narkotika

jenis sabu dibungkus tissue dan di bungkus plastik hitam didalam

bungkus rokok Sampoerna Mild dan 1 bungkus plastik klip bering berisi kristal diduga narkotika

jenis sabu yang dibungkus kertas serta di lakban coklat didalam

bekas bungkus rokok Marlboro yang di lakban coklat dengan berat bruto 18,59 Gram.

"Selain itu dari kedua pelaku di amankan juga kami juga menyita 1 (buah handphone merek mito Warna putih,1 buah handphone merek Andromax 4G warna putih dan 1 satu buah timbangan digital yang digunakan pelaku untuk menimbang sabu," kata Twedi.

Setelah tertangkapnya tersangka K, S dan I, tambah dia, dari semua keterangan keterangan pelaku semua mengarah ke pelaku yang diketahui berinisial M,  dan saat ini masih dilakukan pengejaran.

"Kami masih lakukan pengejaran terhadap seseorang berinisial M yang sampai saat ini belum tertangkap," ungkapnya.

Dikatakan, semua tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1  Undang-undang RI Nomer 35 tahun 2009.

"Mereka bisa dipidana maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: