» » » » Gabungan 7 LSM Gelar Unras Tanggapi Kelakuan "Debt Collector" Kerap Resahkan Masyarakat di Purwakarta


PURWAKARTA. Tim gabungan dari 7 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) gelar aksi atas maraknya debt colektor yang sering melakukan penarikan kendaraan di jalan terhadap konsumen yang menunggak pembayaran terhadap leasing.

Hal tersebut disikapi serius oleh gabungan 7 LSM yakni LSM GMBI, GIBAS, Laskar Merah Putih, Laskar NKRI, Laskar Komando, LPKS SATRIA dan Pagar Nusa, di Kabupaten Purwakarta yang tergabung dalam Aliansi Kian Santang.

Ketua LPKSM Satria Pangkal Perjuangan Nurdin, menuturkan, aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan kami kepada leasing yang ada di Purwakarta yang mengindahkan aturan-aturan yang telah di tetapkan dalam UU Jaminan Fidusia.

"Akibat leasing tidak patuh terhadap UU, dengan selalu menggunakan jasa debt collektor yang sering meresahkan masyarakat dengan melakukan penarikan kendaraan bahkan kerap melakukan kekerasan, sehingga membuat kami geram," kemarin, kata ketua LPKSM Satria Pangkal Perjuangan Nurdin.

Lanjut Nurdin, Dinas Industri Dan Perdagangan (Indag) dan DPRD Kabupaten Purwakarta melalui Komisi 1 Harus bertanggung jawab atas maraknya leasing, dan Polres Purwakarta harus menindak tegas debt colektor yang kerap meresahkan masyaràkat.

"Dinas Indag dan Dewan harus bertanggungjawab terhadap marak nya leasing yang semena-mena di Purwakarta, dan Kapolres harus menindak tegas debtcolektor yang sering menarik motor bahkan kerap melakukan kekerasàn dalam penarikan." Pungkasnya.

Di temui terpisah Kabid Indag, Wita Gusrianita, menegaskan, pihaknya akan mengakomodir setiap tuntutan masyarakat dan akan menindak lanjuti dengan melakukan pemanggilan terhadap leasing yang ada di Purwakarta dan waralaba.

"Secepatnya kami akan akomodir tuntutan kawan kawan yang tergabung dalam Aliansi Kiansantang tersebut dengan menindaklanjuti dengan langkah memanggil para pengusaha yang bergerak di bidang Finance dan Waralaba," ucap Wita. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: