» » Mahasiswa UBK Tolak Kunjungan Ke Rumah Prabowo


JAKARTA - Terkait Kunjungan Universitas Bung Karno yang melibatkan mahasiswa dalam kunjungan ke kediaman Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa di Bukit Hambalang, Bogor, Minggu (13/8/2017) kemarin mengundang protes dan dari Mahasiswa UBK.

Reaksi itu muncul dari berbagai organisasi yang ada di Universitas Bung Karno. Diantaranya Himpunan Mahasiswa Politik Universitas Bung Karno, karena kunjungan ini disinyalir bermuatan politik sehingga menuai kecaman di tataran mahasiswanya.

“Kami sangat menyayangkan atas kunjungan tersebut karena kunjungan tersebut sudah tidak sehat bagi kami,” kata Ilwan Aktivis Himapol UBK saat memberikan keterangan kepada sjonews.com di Jakarta, Senin (14/8/2017).

Ilwan dan rekan-rekannya di Himpunan Mahasiswa Politik Universitas Bung Karno, mengaku tidak melarang dalam kunjungan ke rumah Prabowo tersebut. Namun hanya menyayangkan ketika mahasiswa dilibatkan, dan membawa simbol-simbol kampus. Sementara masih dalam pernyataan Ilwan, bahwa kampus harus dijaga betul independensinya di ranah politik.

“Harusnya membawa individu per individu saja jangan pernah simbol keluarga besar UBK,” ucapnya.

Ilwan mengatakan, mahasiswa menolak institusi pendidikan dilibatkan dalam ranah politik praktis dan akan tetap menjaga independensi mahasiswa UBK agar tak larut dalam kepentingan politik tertentu.

"Jika pimpinan universitas akan berkunjung silahkan saja, namun jangan libatkan mahasiswa karena tak etis, tak ada urgensi, dan nilai nilai akademik untuk kami," tegasnya.

Berikut 6 poin pernyataan sikap mahasiswa UBK  terkait rencana kunjungan Universitas Bung Karno ke kediaman Prabowo Subianto:

1. MENJAGA INDEPENDENSI
 MAHASISWA  UNIVERSITAS BUNG KARNO

2. MENOLAK KUNJUNGAN MAHASISWA UBK KE KEDIAMAN PRABOWO SUBIANTO HARI TGL, MINGGU 13 AGUSTUS 2017

3. MENOLAK KEDATANGAN PRABOWO SUBIANTO( KETUM PARTAI POLITIK) DI UNIVERSITAS BUNG KARNO PADA HARI/TGL, KAMIS 17 AGUSTUS 2017

4.MENOLAK POLITISASI KAMPUS DAN BERAFILIASI DENGAN LEMBAGA POLITIK  APAPUN.

5. KEHADIRAN PRABOWO TIDAK MENGANDUNG NILAI-NILAI AKADEMIS.

6. MENYAYANGKAN SIKAP REKTOR UBK TERKAIT TANDA TANGAN RESMI DALAM UNDANGAN   TERSEBUT SEAKAN KEHARUSAN/WAJIB DI IKUTI OLEH MAHASISWA UBK.

(Deni Ardiansyah)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: