Iklan

Iklan

Gaya Hidup

Wadankodiklatau Marsma TNI I Nyoman Trisantosa S.IP, M.Tr (Han) Tinjau Skadik Kodiklat AU di Lanud Sulaeman

Selasa, 27 Maret 2018, Maret 27, 2018 WIB Last Updated 2019-06-26T13:00:17Z

BANDUNG - Wakil Komandan (Wadan) Kodiklat TNI AU Marsma TNI I Nyoman Trisantosa S.IP, M.Tr (Han) meninjau skadron didik (Skadik) Kodiklatau usai menutup Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama (Susjurlata) Paskhas Angkatan Ke-45 di Kodiklat TNI AU - Lanud Sulaiman, Senin (26/3/2018).

Pada pagi harinya digelar penutupan Susjurlata Paskhas Angkatan Ke-45 berakhir tertib dan lancar. Hal tersebut menjadi acuan suksesnya gelombang pendidikan.

"Hari ini, Skadik 204 telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai lembaga pendidikan untuk menggembleng para lulusan, mendidik dan melatih para prajurit Paskhas menjadi personel TNI Angkatan Udara yang handal di masa mendatang" Kata Dankodiklat TNI AU Marsda Chairil Anwar melalui Wadankodiklat AU Marsma TNI I Nyoman Trisantosa S.IP, M.Tr (Han).


Dari hasil proses seleksi ketat, berhasil mencetak lulusan yang sesuai dengan kebutuhan satuan.

"Prajurit harus termotivasi dengan prestasi yang diperoleh melalui kerja keras dan semangat juang tinggi. Untuk itu, para lulusan Susjurlata Paskhas A-45 dan khususnya personel lulusan terbaik diperoleh atas nama : Praka Zatmika Hadi Suwasono. Saya ucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan yang telah diraih. Dengan harapan semoga apa yang  telah diraih dalam menyelesaikan pendidikan ini dapat menjadikan bekal di kesatuan nanti" Tandasnya.


Para lulusan kursus ini relatif masih muda. Melalui upgrade kemampuan, prajurit haruslah selalu siap menghadapi perubahan yang terjadi.

"Mengingat di era seperti sekarang ini perubahan memiliki ciri-ciri khusus, yang sulit diduga, mengejutkan, bersifat, kompleks dan memicu timbulnya berbagai konflik dalam organisasi. Berbagai tantangan muncul dalam wujud baru yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Situasi persaingan semakin ketat dari waktu ke waktu dan merambah ke berbagai dimensi kehidupan. Karenanya, daya saing tinggi dan berkelanjutan dapat dicapai melalui kesiapan sumber daya manusianya. Ditempat inilah, para lulusan telah ditempa untuk memenuhi tuntutan tersebut" kata Marsma TNI Nyoman.


Kodiklatau melalui Lanud Sulaeman, Skadik konsisten menyiapkan generasi muda terlatih guna daya saing masa mendatang dalam memenuhi tuntutan perkembangan.

"Dengan tetap berpijak pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, Saya percaya, para lulusan akan mampu dan tetap konsisten dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya diiringi dengan sikap militan sebagai pengawal negara. Dalam arti, bahwa segenap prajurit korps baret jingga harus ulet, tangguh pantang menyerah dalam keadaan apapun, rela berkorban, serta setia dan loyal kepada organisasi satuan yang diawakinya"

Keberhasilan para lulusan dalam meyelesaikan pendidikan ini tak lepas dari peran dan dedikasi Danlanud Sulaeman jugaKomandan Skadik 204 serta dukungan para staf, instruktur dan pembina.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan seginggi-tingginya, tingkatkanlah terus kemampuan saudara sebagai instruktur agar para siswa didik memiliki kemampuan keterampilan yang dapat diandalkan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi kemajuan TNI Angkatan Udara di masa mendatang" Harap Marsekal bintang satu itu.

Usai penutupan Wadankodiklatau disuguhi atraksi Bela Diri Militer berupa kemampuan prajurit dalam hal membela diri, skenario kali ini dipertunjukan seorang anggota TNI AU berusaha melawan saat mendapat gangguan dari tiga orang berandal bersenjata tajam. Namun, berkat latihan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan, personil tersebut mampu melumpuhkan lawan dengan tangan kosong.


Selanjutnya didampingi para Danskadik 201, 202, 203 dan 204, Dankodiklatau melalui Wadankodiklatau meninjau laboratorium Bahasa, Komputer, Elektronika dan Paskhas di tiap Skadik dimana proses belajar mengajar dilaksanakan.(Don)
     

Komentar

Tampilkan

Terkini

Opini

+

Hukum

+

Komunitas

+