» » Mereka yang berpeluang menjadi Wakil Panglima TNI, Letjend Juga Memiliki Peluang Yang Sama Isi Job Bintang Empat


Ditandatanganinya Perpres No. 66/2019 oleh Presiden Jokowi, jabatan Wakil Panglima  dalam struktur organisasi TNI kembali dihidupkan. Posisi tersebut tentunya memberikan peluang besar bagi Tiga orang Pati Bintang Empat yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf (Kastaf) masing angkatan ; Jenderal TNI Andika Perkasa (Kasad), Laksamana TNI Siwi Sukma Adji (Kasal) dan Marsekal TNI Yuyu Sutisna (Kasau)

Namun untuk diketahui, sebelum diangkat menjadi Wakil Panglima TNI (1999-2000), Fachrul Razi masih berpangkat Letnan Jenderal dengan posisi Sekjen Dephan.

Kemungkinan besar perwira tinggi bintang tiga senior juga memiliki peluang yang sama.

Berikut Pati TNI Bintang Tiga yang saat ini masih menjabat di lingkungan TNI dan diluar TNI juga memiliki kesempatan promosi jabatan ke Bintang Empat menjadi Wakil Panglima TNI :

1. Letnan Jenderal TNI Doni Monardo (lahir di Cimahi, Jawa Barat, 10 Mei 1963; umur 56 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 9 Januari 2019 mengemban amanat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Doni merupakan lulusan Akmil 1985 dengan masa pensiun 2 Tahun lagi.

2. Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr. (Han). (lahir di Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumatra Barat, 31 Mei 1963; umur 56 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 29 November 2018 mengemban amanat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Dirinya merupakan abituren Akmil 1986.

3. Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto (lahir di Ngunut, Playen, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 6 Juni 1964; umur 55 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 25 Januari 2019 menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia. Joni juga merupakan lulusan Akabri 1986.

3. Letnan Jenderal TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc. (lahir di Magelang, Jawa Tengah, 30 November 1964; umur 54 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 2 Maret 2018 menjabat sebagai Inspektur Jenderal TNI. Herindra merupakan peraih Adhi Makayasa di angkatannya Akabri 1987.

Siapapun yang dipilih kemudian diangkat menjadi Wakil Panglima TNI tentunya menjadi hak prerogratif Presiden Jokowi.



-MDon-



«
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: