» » » Presiden Jokowi Reamikan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek II

Foto : Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri dan pejabat daerah meresmikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated KM 38, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (12/12) siang. (Stb) 


JAKARTA - Usai melakukan pelepasan ekspor perdana Isuzu Traga di Kabupaten Karawang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated KM 38, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (12/12) siang. Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan rasa syukurnya karena pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevateditu  sudah rampung dan segera bisa dimanfaatkan. Sebelum ini banyak keluhan-keluhan yang masuk kepada dirinya kalau sudah lewat yang namanya Cikampek-Jakarta atau Jakarta-Cikampek, macetnya bisa berjam-jam.

“Kita harapkan dengan selesainya Jakarta-Cikampek II Elevated ini persoalan itu sudah tidak kita dengar lagi,” kata Presiden.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi memberikan penghargaan dan apresiasi atas selesainya pembangunan jalan tol ini, yang prosesnya sangat rumit: jalan yang ada tetap harus dibuka dan berjalan, di dekatnya ada pembangunan LRT, di dekatnya lagi ada pembangunan kereta cepat.

“Sehingga bukan sesuatu yang gampang untuk diselesaikan karena berada di tengah lalu lintas yang sangat padat. Bayangkan, ada 200.000 kendaraan yang lalu lalang per hari, mondar-mandir sangat padat dan pembangunannya ada di atasnya,” ungkap Presiden.

Tapi alhamdulillah, lanjut Presiden, semuanya berjalan dengan lancar sehingga diharapkan ini bisa mengurai kemacetan yang sering dirasakan oleh masyarakat selama terjebak berjam-jam ini sekarang bisa dihindari.

“Kita harapkan kemacetan di jalur ini akan bisa berkurang kurang lebih tiga puluh persen. Tentu saja ini juga akan mengirit biaya pengeluaran BBM dan lain-lainnya,” pungkas Presiden.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Stb)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: