-->

Iklan

Gaya Hidup

Demi Kemanusiaan, Duo Srikandi KAGUM Group Persilahkan Pemerintah Gunakan Hotel Berbintang Grand Serela Setiabudi Jadi RS Rujukan Covid-19

Senin, 23 Maret 2020, 23:18 WIB Last Updated 2020-03-23T16:18:43Z

Bandung - Duo Srikandi Kagum Group Rena Husada dan Resti Husada terpanggil untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat Jawa Barat terkait wabah COVID-19 dengan mempersilahkan Pemerintah untuk menggunakan Hotel Grand Serela Setiabudi jalan Hegarmanah untuk dijadikan RS Rujukan Covid-19 khusus Orang dalam Pemantauan (ODP).

Hal ini terungkap saat Press Conference Kagum Group, Senin, (23/3/2020), di Hotel Grand Serela Setiabudi jalan Hegarmanah Bandung, turut hadir Development Director KAGUM Group Renaldi Husada, Presiden Director KAGUM Hotel Yundi, dan Operational Director KAGUM Hotel Nandang.

Fenomena Virus Corona yang melanda dunia termasuk Indonesia ini menggugah Duo Srikandi dari KAGUM Group Rena Husada (31 th), dan Resti Husada (30 th), untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat Jawa Barat khususnya kota Bandung terkait wabah COVID-19 ini.

Sebagai upaya langkah penanganan apabila terjadi situasi di mana Rumah Sakit rujukan di Bandung Jawa Barat tidak dapat menampung pasien Covid-19, Duo Srikandi KAGUM Group bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepakat Grand Serela yang memiliki 99 kamar yang berlokasi di Jalan Hegarmanah No.9-15 Bandung didonasikan untuk dijadikan tempat tambahan perawatan pasien Covid -19.

Business Development Director Kagum Group Rena Husada mengatakan, kegiatan tersebut telah dirumuskan manajemen KAGUM Group dan KAGUM Hotels.

“Pendonasian lodge Grand Serela merupakan komitmen KAGUM Group dan KAGUM Hotels untuk selalu memberikan kembali atau Give Back kepada masyarakat Indonesia, masyarakat Jawa Barat, dan khususnya masyarakat Bandung yang telah dan selalu mendukung perusahaan kami untuk maju dan berkembang,” kata Rena Husada.

Lebih lanjut Rena Husada mengatakan, rencana mendonasikan hotel Grand Serela untuk dijadikan tempat perawatan pasien COVID-19, telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hari Jumat 20 Maret 2020 dan telah direspon positif, dan yang terpenting telah disosialisasikan melalui aparat setempat.

“Pada Minggu, 22 Maret 2020 hotel Grand Serela Setiabudi telah disurvei oleh Dinkes Jawa Barat, dan hasilnya 98,8 persen memenuhi syarat kesehatan lingkungan hotel,” ungkap Rena Husada.

Lebih jauh Rena Husada mengatakan, hotel Grand Serela tidak melayani tamu selama hotel ini dijadikan tempat perawatan COVID-19, “Staf dan karyawan tidak diliburkan namun disalurkan ke hotel KAGUM lainnya, kecuali karyawan Building Management tetap masuk seperti biasa, sebab jika ada terjadi sesuatu dengan network building system dapat diatasi,” ujarnya.

“Saya dan Resti Husada berbagi peran dalam upaya penanggulangan penyebaran COVID-19 sebagai wujud kepedulian perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan dan pariwisata profesional, dan ikut bertanggung jawab serta turut mendukung gerakan mengurangi dan menghentikan penyebaran COVID-19,” kata Rena Husada.

Rena Husada menegaskan KAGUM Group tidak menerima sepeser pun dari Pemerintah terkait pendonasian resort Grand Serela, “Kami murni kemanusiaan,” ujarnya.

Mengenai kapan dimulainya operasional RS Rujukan Covid-19 khusus Orang dalam Pemantauan (ODP) di Resort Grand Serela Setiabudi, Rena Husada mengatakan hal tersebut tergantung Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Creative Director KAGUM Group Resti Husada menambahkan, dalam upaya memantau penyebaran COVID-19, KAGUM Inns mengeluarkan kebijakan bagi karyawan dan tamu hotel antara lain wajib mencuci tangan dengan sanitizer, mengukur suhu tubuh, dan pakai masker.

“Properti dan fasilitas tersebut tersedia di setiap KAGUM Hotels, jika ada yang terindikasi COVID-19, kami bekerjasama dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin kota Bandung,” kata Resti Husada.

“Kami berharap semua pihak dapat mendukung langkah-langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung di mana masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan aman dan sehat, sampai situasi dapat kembali terjaga dan terkontrol serta wabah COVID-19 yang menjadi pandemi ini segera berlalu,” kata Resti Husada.

“Bagi pasien positif maupun yang dalam pengawasan, untuk tidak panik dan tetap semangat, semuanya pasti dapat sembuh serta fokus pada penyembuhan masing-masing, dan yang terpenting harus hati-hati, jaga diri, dan tetap disiplin menjaga stamina jangan sampai daya tahan tubuh menurun,” kata Resti Husada.

“Ayo bersama-sama kita kalahkan Covid-19, KAGUM Group gerak cepat melayani Covid-19,” pungkas Resti Husada yang diamini Rena Husada.
Komentar

Tampilkan

Terkini