-->

Iklan

Gaya Hidup

16 Pekerja Catering Terdampak Covid 19 Ikuti Pelatihan Bidang Cooking di Kota Cimahi

Kamis, 18 Juni 2020, 04:28 WIB Last Updated 2020-06-17T21:28:46Z

Kota Cimahi - Guna meningkatkan keterampilan pada bidang cooking atau memasak bagi masyarakat terdampak covid-19, Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang Kemenaker RI, bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi dan Disnaker Provinsi Jawa Barat, menggelar Pelatihan Refocusing atau memfokuskan kembali Tanggap Covid-19 Bidang Cooking angkatan ke 4, di tempat Dian Catering Rw 15 Kampung Bobojong, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Menurut Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang Kemenaker RI, Tuti Haryanti, Pelatihan ini diikuti oleh 16 orang peserta dan berasal dari masyarakat pekerja catering yang ada di wilayah kelurahan cipageran. Mereka akan mengikuti pelatihan selama 10 hari dengan dibekali keterampilan pada bidang cooking.

"Kita sengaja pada saat covid ini mengadakan pelatihan-pelatihan, khususnya untuk masyarakat terdampak. yang kita sasar untuk peserta pelatihan adalah pelaku-pelaku kuliner, kemudian hotel dan sebagainya yang terdampak," ujarnya saat ditemui disela-sela kegiatan, Rabu (17/6/20).

Selain itu, dalam pelatihan tersebut para peserta akan membuat hasil karya masakan sebanyak 200 paket nasi setiap harinya. Uniknya, masakan buatannya itu selanjutnya dibagikan pada masyarakat setempat yang betul-betul terdampak covid-19.

"Disamping pelatihan juga nanti outputnya kita serahkan ke masyarakat, setiap hari 1 paket ini menghasilkan 200 box nasi yang diserahkan ke masyarakat yang membutuhkannya," tuturnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi, Herry Zaeny mengatakan, Pelatihan ini adalah untuk refocusing atau memfokuskan kembali tanggap covid-19, dimana banyak tenaga kerja yang terdampak secara ekonomi selama kurang lebih tiga bulan terakhir ini. 

"Dari sisi kompetensi bisa membantu mereka survive di masa pandemi, dan bisa sebagai bekal untuk masuk ke kehidupan new normal. Bagi pekerja yang sudah terlatih sebagai refreshment training sebelum masuk pekerjaan normalnya," katanya saat ditemui usai membuka kegiatan pelatihan.

Sementara itu, Yuliatin Fatunah, salah satu peserta yang berprofesi di bidang catering mengatakan, selama pandemi corona dirinya sempat vakum dan tidak memiliki penghasilan selama kurang lebih 3 bulan. Dengan adanya kegiatan ini, selain mendapat ilmu tambahan, juga dapat kembali peluang untuk penghasilan walau belum stabil. 

"Alhamdulillaah kita senang yang tadinya kita gak ada kegiatan jadi ada kegiatan, terus walaupun kita punya sedikit tambahan pemasukan tapi kita senang selama 3 bulan kemarin kan kita gara-gara covid tidak ada pemasukkan sama sekali sekarang sudah mulai ada pemasukkan lagi," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Bidang Pelatihan dan Produktifitas (Kabid Latas) Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Agus Bachtiar.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para peserta, sehingga mereka dapat mencetak kreasi atau inovasi baru pada bidang cooking untuk dapat mengembangkan potensi usaha atau keterampilannya.(Dst)
 


Komentar

Tampilkan

Terkini