-->

Iklan

Gaya Hidup

Terkendala Jaringan Internet, Orangtua dan Calon Siswa Daftar PPDB Secara Manual

Kamis, 11 Juni 2020, 14:30 WIB Last Updated 2020-06-11T07:31:04Z

Kota Cimahi - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di masa pandemi corona, menimbulkan berbagai polemik. Banyak orangtua maupun calon siswa berbondong mendatangi langsung sekolah pilihannya, guna mendaftar secara manual lantaran kerap terjadi error saat melakukan pendaftaran online secara mandiri.

Menurut Lala Herna orangtua siswa asal padalarang mengaku, awalnya sempat melakukan pendaftaran online secara mandiri, namun setiap melakukan pendaftaran online justru kerap terkendala jaringan internet sehingga belum dapat terverifikasi. "Karena mandiri itu gak bisa yah, sebetulnya memang sudah didaftar dari smp, dari pihak smp semua, komputernya lagi error, mau gak mau kita harus kesini," katanya (11/6/20).

Kepala SMK Negeri 2 Cimahi, Ayi Rohmat Sumirat mengatakan, pada dasarnya PPDB Tahun Ajaran 2020-2021 memang seluruhnya menggunakan full online karena berlangsung di masa pandemi corona. Sistem online dilakukan, selain agar tidak terjadi antrian maupun pengumpulan massa, juga untuk menghindari penyebaran virus covid-19.

"Sekolah smk negeri 2 itu membantu juga calon siswa dan orangtua yang membutuhkan pelayanan dengan tetap menggunakan sistem online, hanya dipandu tata cara mendaftar ke web ppdb provinsi jawa barat," ujarnya.

Sebelumnya pihak sekolah juga telah melakukan sosialisasi melalui berbagai sosial media, papan informasi dan sejumlah spanduk yang dipasang di sejumlah lokasi.

"Jadi kita mulai dari tanggal 8 bahkan sebelum itu banyak yang menanyakan informasi kita jelaskan kepada mereka bahwa sekarang pendaftaran itu menggunakan full online. Bisa 2 cara, bisa dari smp langsung di daftarkan dengan sudah mendapatkan akun masing-masing, kemudian bisa juga sendiri," tuturnya.

Diantara alasan orangtua maupun calon siswa yang datang langsung ke sekolah untuk mendapat panduan langsung mendaftar secara online, terdapat beberapa kendala, mulai dari gangguan jaringan internet, kurangnya pemahaman cara mendaftar, dan keterbatasan alat.

"Tapi ada kendala, tidak semua masyarakat yang memang kemungkinan ada kesibukan smp, dan ada keterbatasan alat di orangtua siswa, jadi banyak siswa dan orangtua yang datang ke sekolah termasuk hari ini kita kita pandu untuk daftar online ke web ppdb provinsi jawa barat," pungkasnya.

Pada Tahun Ajaran 2020-2021, SMK Negeri 2 Cimahi menerima kuota sekitar 500 siswa dari berbagai jalur. Jumlah kuota tersebut, akan dibagi kedalam 14 Rombongan Belajar (Rombel), meliputi 4 rombel untuk jurusan Mekatronika, 2 rombel untuk Kimia Industri, 2 rombel Tehnik Mesin, 2 rombel jurusan Animasi, 2 rombel Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan 2 rombel Multymedia.(Den)


Komentar

Tampilkan

Terkini