-->

Iklan

Gaya Hidup

Satpol PP Kota Bandung Jaring 44 Pelanggar Hari Kedua Operasi Adaptasi Kebiasaan Baru di Kewilayahan

Kamis, 12 November 2020, 19:59 WIB Last Updated 2020-11-12T12:59:25Z

 



BAYAR DENDA – Salah seorang warga membayar denda administrasi senilai Rp 50 ribu kepada petugas Satpol PP Kota Bandung saat terjaring Operasi Perketatan AKB di kawasan Jl. Terusan Ciwastra, Kecamatan Buah Batu, pada Kamis (12/11/2020).



BANDUNG- Hari kedua penyelenggaraan operasi perketatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung berhasil menjaring 44 pelanggar. Kegiatan tersebut dilakukan di 2 kecamatan terpisah, yaitu Buah Batu dan Rancasari.




Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi menjelaskan, masih seperti hari pertama pelaksanaan ops perketatan AKB, pemberian sanksi dikategorikan ke dalam 3 kategori.




“Ada yang diberikan sanksi teguran tertulis, sanksi sosial hingga membayarkan denda administrasi. Hari kedua ini, dari total 44 pelanggaran, sebanyak 18 diantaranya dikenakan denda administrasi. Masing-masing Rp 50 ribu,” ujar Rasdian, sapaan akrabnya.




Total denda yang disetorkan oleh Bendahara Penerimaan pada Satpol PP ke Rekening Kas Daerah Kota Bandung dari operasi tersebut berjumlah Rp 900 ribu.




Untuk sanksi sosial, sambung Kasatpol PP, dilakukan kegiatan kebersihan di sekitar lokasi operasi.



“Kalau yang sanksi sosial ada 24 orang. Nah, sisanya 2 orang lagi diberi sanksi teguran tertulis karena memang petugas melihat bahwa pelanggarannya tidak seberat yang lain. Mereka membawa masker tetapi tidak digunakan sesuai dengan protokol kesehatan yang diatur dalam peraturan wali kota (perwal),” terangnya.




Pria yang juga menjabat sebagai Koordinator Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung ini menambahkan, kegiatan akan dilanjutkan di 26 kecamatan lain. 



“Antara 2 hingga 3 kecamatan dalam 1 hari. Semua harus disentuh sekaligus juga memberitahu kepada masyarakat,” ungkapnya.




Sejalan dengannya, Satriadi Buana, Kepala Seksi Operasional pada Satpol PP Kota Bandung berharap semakin gencarnya operasi yang dilakukan petugas dapat menumbuhkan kesadaran dalam diri masyarakat.




“Khusus 2 wilayah timur ini memang masih ditemukan warga yang tidak menggunakan masker. Karenanya lewat kegiatan ini kami mengajak warga untuk terus menggunakan masker, mencuci tangan dengan air bersih mengalir, menjaga jarak dan tidak berkerumun. Hal terkecil yang bisa kita lakukan dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19,” tutur Satriadi.




Sementara itu, TW (23 tahun) warga Ngemplak, Kabupaten Bandung yang terjaring operasi saat hendak berbelanja ke Pasar Ciwastra mengaku kaget karena ada operasi oleh petugas gabungan.




“Saya lupa membawa masker soalnya tadi berpikirnya dekat. Ke pasar saja,” terangnya. Ia berjanji akan terus menggunakan masker sesuai dengan protokol kesehatan. (Spl)

Komentar

Tampilkan

Terkini