-->
  • Jelajahi

    Copyright © SJONEWS.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gaya Hidup

     


    Kawargian ABAH Alam Membangun Keunggulan Budaya di Pentas Global

    Rabu, 28 April 2021, 23:24 WIB Last Updated 2021-04-28T16:24:54Z

     



    Bandung - Kawargian ABAH Alam tengah mematangkan  gagasan  Festival Konservasi Gunung Bohong, selaras dengan upaya  mengukuhkan  Kota Cimahi Saluyu Ngawangun Jati Mandiri. Hal ini diungkapkan Abah Alam  di sela helatan meperingati ulang tahunnya yang ke-79 26 April lalu. Helatan sederhana  di kediamannya itu hanya dihadiri oleh sebagian pegiat dan sejawat Kawargian ABAH Alam, dikarenakan kehendak Abah sendiri untuk menyikapi adanya protokol kesehatan berkaitan dengan suasana di Bandung yang masih terkondisikan pandemi covid 19. 


    Dalam kesempatan itu Abah Alam mengungkapkan, helatan ini bukan saja berkaitan dengan ulang tahunnya, namun  sebagai wujud tasyakur bini’mat dan doa di bulan Ramadan jelang Nuzulul Qur’an, Lalilatul Qodar. Selain itu sebagai doa bersama demi kelancaran berbagai kegiatan Kawargian ABAH Alam yang sedang dihadapi seperti Festival Konservasi Gunung Bohong, Deklarasi Pemuda Asia Afrika  dan New York International Fashion Week bulan September mendatang.



    Yang  terdekat waktunya ini adalah  Festival Konservasi Gunung Bohong yang akan diawali tanggal 1 Juni nanti. Cakupan festival konservasi tersebut mulai dari menjaga dan meningkatkan kelestarian  lingkungan  di sekitar Gunung Bohong juga menempatkan Monumen Kujang di area Yon Brigif 15 Kujang II di puncak gunung berupa bukit tersebut. 

    Menurut Abah Alam, ada kekhawatiran mengenai paradigma masyarakat tentang keberadaan gunung ini kurang baik. 


    “Kita bangun kesadaran bahwa Gunung Bohong ini memerlukan penangan yang khusus, demi kelestariannya,” jelasnya.

     

    Konservasi di Gunung  Bohong merupakan  upaya pelestarian lingkungan dengan tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen-konponen lingkungan untuk pemanfaatan di masa yang akan datang. 


    “Diharapkan melalui Festival Konservasi ini  kita bisa melindungi tempat atau beda-benda remover alam di lokasi tersebut yang dianggap bernilai,” lanjut Abah. 


    Kelak kawasan konservasi itu bermanfaat dalam melindungi keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan. 


    Abah Alam juga menyinggung apresiasinya terhadap apa yang dinamakan Declaration of Asian-African Capital of Youth and Entrepreneurship pada tanggal 18 – 21 Agustus 2021. 


    “Ini merupakan langkah besar kita bagaimana pemuda  kita yang dilandasi Pancasila dapat berperan aktif secara global dengan melanjut misi lahirnya Dasa Sila Bandung 1955,” tegas Abah.


    Di usianya yang ke-79 itu Abah Alam masih nampak energik mengungkap pemikirannya demi kemajuan pemuda bangsa ini, terutama dalam membangun keunggulan komparatif  bangsa dengan pengutamaan budaya. 


    “Di tahun ini juga insya Allah kita akan memenuhi undangan  New York International Fashion Week September mendatang. Kita siapkan hasil kolaborasi karya fashion bernilai kearifan lokal, seni dan budaya yang satu di antaranya adalah Trawangsa,” ujar Abah diiring senyum.


    “Para nayaga Tarawangsa  adalah para pemuda yang muncul minat dan bakatnya dari komunitas masyaratak kretaif Kampoeng Tjibarani Bandung. Melalui upaya Kawargian ABAH Alam ini pula kita akan tampilkan seni buhun ini di pentas dunia.” 


    Insya Allah, Wilujeng Tepang Taun, Abah Alam, Mugiya aya dina panangtayungan Gusti Allah salanggengna. Amin. (Rilis)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Ekbis

    +