-->
  • Jelajahi

    Copyright © SJONEWS.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gaya Hidup

     


    Akademi Seni-Beladiri Karate Indonesia Jabar Berprestasi Untuk Negeri

    Sabtu, 08 Mei 2021, 11:21 WIB Last Updated 2021-05-08T04:21:28Z

     


    Bandung - Pengaruh penyebaran pandemi virus Covid-19 sangat memberi dampak yang luar biasa dalam roda kegiatan hidup bermasyarakat di seluruh Negara termasuk Indonesia. Semua sektor perdagangan, pendidikan, perindustrian, dan lainnya harus mengalami penurunan yang luar biasa. Setelah setahun lebih negeri kita terkena wabah ini, akhirnya pemerintah mulai memberlakukan Adaptasi Kebiasaaan Baru (AKB) untuk seluruh warganya. Semua kegiatan dapat dilakukan masyarakat seperti biasa dengan ketentuan harus melaksanakan prosedur kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai langkah pencegahan virus mematikan ini.


    Di masa-masa pandemi saat ini para atlet cabang olahraga Karate yang bernaung di bawah perguruan Akademi Seni-Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Provinsi Jawa Barat kembali membuktikan prestasinya untuk berpartisipasi mengharumkan nama Indonesia dalam 2nd International Virtual Kata Championship 2021 yang diselenggarakan oleh Shotokan Karate-Do International European Federation of India (SKIEFI) pada tanggal 4 April 2021 di Punjab, India secara Online berhasil meraih 2 medali Emas dan 4 (empat) medali Perak dari tujuh kelas pertandingan yang diikuti, diantaranya ;

    Robby Adhi Nugroho Boys Children 12 years old Kata Colour Belt; Dutha Chandra Mahardhika Boys Children 12 years old Kata Colour Belt Silver; Muhammad Farhna Aziz Boys Cadet 14-15 years old Kata Colour Belt Silver; Maulana Al Afghoni Boys Junior 16-17 years old Kata Colour Belt Silver; M Arry Welliansyah Male Veteran 46-50 years old Kata Black Belt Silver; Romadoniyati Ruhhaidah W  Female Senior 18-20 years old Kata Black Belt Gold dan Hisnayati Eka Willyansari Female Senior 21-39 years old Kata Black Belt Gold.


    Para atlet ini tetap maksimal dalam berlatih kapanpun dan di manapun mereka berada mengingat adanya batasan-batasan saat harus latihan bersama. Tekad kebersamaan yang kuat untuk dapat memberikan yang terbaik untuk bangsa, perguruan, keluarga, dan dojo menjadi modal utama mereka mengikuti turnamen tersebut. 


    “Adapun yang saya persiapkan yaitu mental saya karena turnamen ini diikuti oleh berbagai negara dan ratusan orang, selain itu menekuni Kata yang akan saya pertandingkan’, tutur  M. Farhan Aziz yang saat ini masih duduk di Kelas X, jurusan MIPA di SMA Pasundan 8 Bandung dan bercita-cita menjadi tentara atau pengusaha saat ditanya tentang persiapannya menghadapi  turnamen ini.


    Sehubungan dengan kejuaraan ini, Micko Juhara, S.Sos., selaku Manager Team (5th DAN Blackbelt) berharap bahwa setelah mendapatkan prestasi yang telah diraih ini para atlit jangan puas sampai di sini karena berikutnya masih ada kejuaraan yang lebih baik. Pertahankan prestasi demi prestige seorang atlit sejati untuk perguruan khususnya dan negara pada umumnya. 


    “Sebagai orang tua, kami hanya memberikan support untuk anak-anak kami di Karate. Walaupun kondisi pandemi namun tetap protokol kesehan dilaksanakan sehingga salah satu pembentukan imun tubuh itu meningkat dengan olahraga yang teratur,” jelas Rubianta, orang tua Dutha Chandra.


    “Alhamdulillah senang bisa ikut mengharumkan nama bangsa Indonesia”, jawab Maulana Al Afghoni, yang saat ini masih pelajar Kelas XI, jurusan Tekhnik Permesinan di SMK Negeri 2 Bandung. 


    Menurut M. A. Welliansyah, semua prestasi yang telah diraih selalu ada campur tangan dari Yang Maha Kuasa. Harus selalu kita syukuri. Selain itu, ada nilai pembelajaran yang dapat kita sampaikan kepada mereka (Kohai) mengenai Cinta Tanah Air dan Bela Negara dengan keikutsertaan mereka dalam turnamen ini. Harus adanya pengorbanan, keseriusan dan ketekunan berlatih, kebersamaan, serta nilai-nilai juang yang dikobarkan untuk mengharumkan nama bangsa kita sesuai dengan usia mereka saat ini. Dan sudah tentu semuanya tidak bisa diraih hanya dengan duduk santai dan memegang gadget belaka. 


    “Semoga prestasi saat ini menjadi motivasi dan cerita untuk diri mereka, teman-teman, dan anak cucu mereka nantinya sebagai langkah kaderisasi cabang olah raga Karate Indonesia yang kita banggakan”, ujar dia selaku pelatih dojo para kohai dan berhasil menyabet Perak kelas Male Veteran 46-50 years old Kata Black Belt itu.(ADr)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Ekbis

    +